TUGAS 2 ILMU SOSIAL DASAR
1.
Jelaskan definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan
kebudayaan?
2.
Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
penduduk?
3.
Jelaskan Unsur-unsur masyarakat
4.
Jelaskan tujuh unsur kebudayaan menurut koentjaraningrat?
5.
Jelasakan hubungan atau keterikatan antara penduduk,
masyarakat, dan kebudayaan?
1.
Definisi Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
a. Penduduk
Orang-orang yang mendiami atau menetap dan tumbuh
berkembang di suatu wilayah geografi, negara atau ruang tertentu yang terikat
oleh aturan-aturan yang berlaku di wilayah tersebut dan saling berinteraksi
satu sama lain secara kontinu.
b.
Masyarakat
Adalah orang-orang yang terorganisasi menjadi penduduk
dan saling berhubungan, yang hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama dan
menempati suatu wilayah tertentu, sehingga menghasilkan suatu kebudayaan.
c. Kebudayaan
c. Kebudayaan
Adalah seperangkat peraturan dan norma-norma yang
terbentuk dari interaksi sosial dan semua perilaku masyarakat secara alamiah
yang mencakup adat-istiadat, ilmu pengetahuan, religious dan struktur sosial
lainnya, yang dijadikan pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bertingkah
laku, baik secara individu maupun dalam kelompok masyarakat.
2. Faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
1. Faktor alami
a. Kelahiran (Natalitas)
Faktor kelahiran
(natalitas) adalah kemampuan suatu populasi untuk menambahkan
jumlah anggota nya
(melahirkan) secara besar. Kelahiran (Natalitas) bersifat menambah jumlah
penduduk (pro natalitas).
Faktor natalitas :
- Menikah di usia muda
- Pergaulan bebas
- Kurangnya kesadaran ber-KB
b. Kematian (Mortalitas)
Kematian (Mortalitas) adalah angka yang menunjukan banyaknya jumlah penduduk
yang meninggal di suatu daerah tertentu. Kematian (Mortalitas) bersifat
mengurangi jumlah penduduk (anti natalitas).
Faktor Mortalitas:
- Menunda pernikahan
- Menghindari menikah di usia dini
- Menggunakan KB
2. Faktor
non alami
a. Perpindahan penduduk masuk/ke dalam (imigrasi)
Merupakan perpindahan penduduk dari luar ke dalam suatu wilayah tertentu.
Imigrasi bersifat menambah jumlah penduduk (pro natalitas).
b. Perpindahan penduduk keluar (emigrasi)
Merupakan perpindahan penduduk dari dalam ke luar suatu daerah tertentu.
Emigrasi bersifat mengurangi jumlah penduduk anti natalitas).
3. Unsur - unsur masyarakat
- Orang-orang dalam jumlah relatif besar yang saling berinteraksi, baik antara individu dengan kelompok maupun antar kelompok sehingga menjadi satu kesatuan soaial budaya.
- Adanya kerja sama yang secara otomatis terjadi dalam setiap masyarakat, baik dalam skala kecil (antarindividu) maupun dalam skala luas (antarkelompok). Kerjasama ini meliputi berbagai aspek kehidupan, seperti ideologi politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
- Berada di wilayah dengan batas-batas tertentu yang merupakan wadah tempat berlangsungnya suatu tata kehidupan bersama. Ada dua macam wilayah yang disebut satuan adminstratis (desa-kecamatan-kabupaten-provinsi), dan satuan teroterial (kawasan perdesan-perkotan).
- Berlangsung dalam relatif lama,serta memiliki norma sosial yang menjadi pedoman dalam sistem tata kelakuan dan hubungan warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
4. 7 unsur kebudayaan menurut Koentjaraningrat
a. Sistem
Realigi
Meliputi sistem kepercayaan, sistem nilai dan pandangan hidup, komunikasi
keagamaan, upacara keagamaan. Setiap
kebudayaan terdapat kepercayaan yang dianut. Kepercayaan yang dianutdi
Indonesia ada 5, yaitu Islam, Kristen protestan, Katolik, Hindu dan Budha. Dari
kelima agama tersebut terdapat upacara keagamaan yang berbeda-beda,
beberapa diantaranya pun melakukan upacara keagaman disaat tertentu saja.
b. Sistem kemasyarakatan atau
organisasi sosial
Meliputi kekerabatan, asosiasi dan
perkumpulan, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup dan perkumpulan. Suku
bangsa di Indonesia sangat beragam, mulai dari Jawa,Sunda, Batak,dan lain-lain.
Sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai kemanusiaan dengan membiasakan bergaul
dan berinteraksi dengan rukun antar suka bangsa.
c. Sistem
pengetahuan
Meliputi flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, tubuh manusia dan perilaku
antar sesama manusia. Ada banyak macam sistem pengetahuan misalnya pertanian,
perbintangan, perdagangan/bisnis, hukum dan perundang-undangan,
pemerintahaan/politik, dan lain-lain.
d. Bahasa
Bermacam bahasa dan tulisan yang dapat kita pelajari untuk menambah pengetahuan
tentang bermacam bahasa dan tulisan yang ada.
e. Kesenian
Salah satu ciri khas dari kebudayaan adalah kesenian. Banyak hal yang bisa
kitapelajari mengenai kesenian. Misalnya seni sastra, lukis, pahat/patung,
musik, tari, drama dan lain sebagainya.
f. Sistem
mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi
Mata pencaharian sangat diperlukan untuk setiap masyarakat guna memenuhi
kebutuhan sehari-hari dan untuk menunjang kehidupan di masa depan. Baik dalam
bidang berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan
dan perdagangan.
g. Sistem
peralatan hidup atau teknologi
Teknologi semakin lama semakin luas. Teknologi sangat diperlukan akan tetapi
untuk hal yang positive, tidak untuk melakukan perbuatan yang melanggar
norma-norma yang berlaku. Teknologi yang positive digunkanan dalam bidang
produksi, distribusi, transportasi, peralatan komunikasi, peralatan konsumsi
dalam bentuk wadah, perumahan, maupun senjata .
5. Hubungan
penduduk, masyarakat dan kebudayaan
Penduduk, masyarakat dan kebudayan memiliki hubungan
yang sangat erat satu sama lainnya yag tidak akan bisa dipisahkan. Penduduk
adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
Sedangkan masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi
dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan – peraturan yang dimana
masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan peraturan-peraturan
dan kebudayaan; baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun
kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. Kebudayaan
sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi
kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat pada manusia (
masyarakat ) tersebut.
Secara sederhana hubungan antara penduduk atau
masyarkat dan kebudayaan adalah masyarkat sebagai pelaku kebudayaan, dan
kebudayaan merupakan obyek yang dijadikan pedoman oleh penduduk atau masyarkat.
Dalam sosiologi penduduk, masyarkat dan kebudayaan
dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi
keduanya merupakan satu kesatuan. Masyarkat menciptakan kebudayaan, dan setelah
kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup masyarkat agar sesuai
dengan norma dan peraturan yang berlaku. Tampak bahwa pada akhirnya penduduk,
masyarakat dan budaya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita
lihat adalah hubungan antara masyarkat dengan peraturan - peraturan
kemasyarakatan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masyarkat
tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan
perwujudan dari penduduk atau masyarkat itu sendiri. Apa yang tercakup dalam
satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan masyarkat yang
membuatnya.
0 komentar:
Posting Komentar